Pengertian Linguistik, Ciri, Tatanan, Aliran, Jenis & Hakikat
Pengertian Linguistik
Secara umum linguistik merupakan ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya. Istilah Linguistik berasal dari bahasa Latin lingua yang berarti bahasa, dalam bahasa Prancis linguistique, dan dalam bahasa Inggris linguistics. Pakar linguistik disebut juga dengan sebutan Linguis.
Dalam buku berjudul "Linguistik (Sebuah Pengantar)" karya Dr. Mansoer Padeta, dipaparkan bahwa linguistik adalah suatu ilmu tentang bahasa atau ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya atau telaah ilmiah tentang bahasa manusia.
Pada dasarnya setiap ilmu, tidak terkecuali ilmu linguistik, telah mengalami tiga tahap perkembangan, diantaranya sebagai berikut:
1. Tahap Spekulasi
Pada tahap ini pembicaraan tentang sesuatu serta cara mengambil kesimpulan dilakukan dengan sikap spekulatif.
2. Tahap Observasi serta Klasifikasi
Pada tahap ini para ahli di bidang bahasa mengumpulkan serta menggolongkan segala fakta bahasa dengan teliti tanpa memberi teori atau kesimpulan apapun.
3. Tahap Perumusan Teori
Pada tahap ini setiap disiplin ilmu berusaha memahami masalah-masalah dasar serta mengajukan pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan masalah-masalah itu berdasarkan data empiris yang dikumpulkan.
Analisis linguistik dilakukan terhadap seluruh tataran tingkat bahasa, diantaranya Fonetik, Fonemik, Morfologi, Sintaksis, dan Semantik. Ferdin de Saussure (1857–1913) merupakan Bapak linguistik modern. Dalam bukunya yang berjudul Course de Linguistique Générale (terbit pertama tahun 1916), beliau membedakan dua jenis hubungan antara satuan-satuan bahasa, yaitu relasi sintagmatik dan relasi asosiatif.
Yang dimaksud dengan relasi sintagmatik adalah hubungan yang terdapat antara satuan bahasa di dalam kalimat yang konkret, sedangkan relasi asosiatif adalah hubungan yang terdapat di dalam bahasa namun tidak tampak di dalam susunan satuan kalimat.
Setiap ilmu, betapapun teoritisnya, tentu memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Ilmu linguistik akan membawa manfaat langsung bagi mereka yang berkecimpung dalam kegiatan yang berkaitan dengan bahasa, seperti linguis, guru bahasa, penerjemah, penyusun buku pelajaran, dan sebagainya. Bahasa merupakan suatu sistem, lambang, dan bunyi.
Bahasa bersifat arbiter, maksudnya tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa (berupa bunyi) dengan konsep atau pengertian yang dimaksud oleh lambang tersebut.
Alat komunikasi manusia, yaitu bahasa, bersifat produktif dan dinamis, dalam arti dapat digunakan untuk menyatakan sesuatu yang baru. Manusia sering disebut sebagai Homo Sapiens (Makhluk Berpikir), Homo Faber (Makhluk Pencipta Alat), Homo Sosio (Makhluk yang Bermasyarakat), serta Animal Rationale (Makhluk Rasional yang Berakal Budi).
Dapat disimpulkan bahwa alat komunikasi manusia yang bernama bahasa ini sifatnya manusiawi, dalam arti hanya milik manusia serta hanya dapat digunakan oleh manusia itu sendiri. Hal yang erat hubungannya dengan bahasa ialah bahasa dalam kaitannya dengan kegiatan sosial di dalam masyarakat.
Pengertian Linguistik Menurut Para Ahli
Linguistik adalah suatu ilmu tentang bahasa atau ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya. Seperti dikatakan Martinet (1987:19), telaah ilmiah tentang bahasa manusia. Beliau memandang Linguistik umum ialah Linguistik yang berusaha mengkaji kaidah-kaidah bahasa secara umum.
Sejalan dengan pendapat di atas, Ferdinand de Saussure (1988) menyatakan bahwa Linguistik umum merupakan suatu ilmu Linguistik yang berusaha mengkaji kaidah-kaidah umum bahasa secara umum.
Kesimpulannya, kajian tersebut dapat dilakukan terhadap keseluruhan sistem bahasa atau hanya pada satu tataran dari sistem bahasa itu.
Ciri-ciri Keilmuan Linguistik
Ristal menyimpulkan bahwa Linguistik mempunyai 3 ciri, diantaranya:
- Eksplisit: jelas, tidak mempunyai dua makna, menyeluruh, pasti/konsisten.
- Sistematis: berpola dan beraturan.
- Objektif: sesuai keadaan atau apa adanya.
Hakikat Linguistik
Ferdinand de Saussure (Prancis) dianggap sebagai pelopor linguistik modern. Bukunya yang terkenal ialah Cours de linguistique générale (1916). Beberapa istilah yang digunakan oleh beliau yang digunakan di dalam linguistik, yaitu:
- Language: kemampuan berbahasa yang ada pada setiap manusia yang sifatnya pembawaan.
- Langue: mengacu pada sistem bahasa tertentu yang terdapat di dalam benak seseorang.
- Parole: ujaran yang diucapkan atau didengar oleh kita.
Jenis-Jenis Linguistik
Linguistik berdasarkan pembidangannya
- Linguistik umum / general linguistics: merumuskan secara umum seluruh bahasa manusia yang bersifat alamiah.
- Linguistik terapan (Applied Linguistics): ditujukan untuk menerapkan kaidah-kaidah linguistik di dalam kegiatan praktis, seperti pengajaran bahasa, terjemahan, penyusunan kamus, dan sebagainya.
- Linguistik teoritis: ditujukan untuk mencari atau menemukan teori-teori linguistik belaka.
Linguistik berdasarkan telaahnya
- Linguistik Mikro: struktur internal bahasa itu sendiri, mencakup struktur fonologi, morfologi, sintaksis, serta leksikon.
- Linguistik Makro: bahasa dalam hubungannya dengan faktor-faktor di luar bahasa, seperti sosiolinguistik, psikolinguistik, antropolinguistik, dan dialektologi.
Linguistik berdasarkan pendekatan objek
- Linguistik Deskriptif: linguistik yang menggambarkan bahasa apa adanya pada saat penelitian dilakukan.
- Linguistik Perbandingan: jenis linguistik yang membandingkan 2 bahasa atau lebih pada waktu yang berbeda.
- Linguistik Kontrastif: jenis linguistik yang membandingkan 2 bahasa atau lebih pada waktu tertentu.
- Linguistik Sinkronis: jenis linguistik yang mempelajari 1 bahasa pada satu waktu.
- Linguistik Diakronis: jenis linguistik yang mempelajari 1 bahasa pada waktu yang berbeda.
Berdasarkan Linguistik sejarah dan sejarah linguistik
- Linguistik Sejarah: mengkaji perkembangan serta perubahan suatu bahasa atau sejumlah bahasa, baik dengan diperbandingkan maupun tidak.
- Sejarah Linguistik: mengkaji perkembangan ilmu linguistik, baik mengenai tokoh-tokohnya, aliran-alirannya, atau hasil-hasil kerjanya.
Sifat-sifat Bahasa
Sifat dari bahasa terdiri dari:
- Bahasa itu adalah sebuah sistem
- Bahasa itu berwujud lambang
- Bahasa itu berupa bunyi
- Bahasa bersifat arbitrer
- Bahasa itu bermakna
- Bahasa bersifat konvensional
- Bahasa bersifat unik
- Bahasa bersifat universal
- Bahasa itu bervariasi
- Bahasa bersifat dinamis
- Bahasa bersifat produktif
- Bahasa bersifat manusiawi
Aliran-Aliran Linguistik
Sejarah linguistik yang panjang telah melahirkan berbagai macam aliran linguistik. Masing-masing aliran mempunyai pandangan yang berbeda mengenai bahasa sehingga melahirkan berbagai tata bahasa.
Aliran linguistik terdiri dari:
- Aliran tradisional: melahirkan sekumpulan penjelasan serta aturan tata bahasa yang dipakai kurang lebih selama dua ratus (200) tahun lalu. Aliran ini adalah warisan dari studi preskriptif abad ke-18.
- Aliran struktural: aliran linguistik yang berpengaruh sejak tahun 1930-an sampai akhir 1950-an.
Syarat-syarat tata bahasa yaitu:
- Kalimat yang dihasilkan oleh tata bahasa itu harus diterima oleh pemakai sebagai kalimat yang wajar serta tidak dibuat-buat.
- Tata bahasa tersebut harus berbentuk sedemikian rupa sehingga satuan atau istilah yang digunakan tidak berdasarkan pada suatu gejala bahasa tertentu saja, dan seluruhnya harus sejajar dengan teori linguistik tertentu.
Tatanan Linguistik
Tatanan linguistik dalam ilmu linguistik umum dapat dibagi menjadi 5, diantaranya sebagai berikut:
- Fonetik
- Fonologi
- Morfologi
- Sintaksis
- Semantik
Fonetik
Fonetik (fonetika) adalah bagian dari ilmu linguistik yang menyelidiki atau mempelajari tentang bunyi bahasa yang diciptakan oleh manusia tanpa harus melihat fungsi bunyi tersebut sebagai pembeda makna di dalam suatu bahasa (langue). Ilmu fonetik menyelidiki bunyi dari sudut pandang tuturan atau ujaran (parole).
Fonologi
Fonologi adalah ilmu tentang perbendaharaan bunyi-bunyi (fonem) bahasa serta distribusinya. Fonologi diartikan sebagai kajian bahasa yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa yang diproduksi oleh alat ucap manusia. Bidang kajian fonologi adalah bunyi bahasa sebagai satuan terkecil dari ujaran dengan gabungan bunyi yang membentuk suku kata.
Morfologi
Morfologi atau ilmu bentuk kata adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Morfologi mempelajari tentang sangkut-paut bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata tersebut terhadap golongan dan arti kata. Morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata dan fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatikal maupun fungsi semantik.
Sintaksis
Dalam linguistik, sintaksis (dari Yunani Kuno: syn- artinya "bersama", serta táxis, artinya "pengaturan") adalah ilmu tentang prinsip serta peraturan untuk membuat kalimat di dalam bahasa alami. Kata sintaksis juga digunakan untuk merujuk pada peraturan serta prinsip yang mencakup struktur kalimat di dalam bahasa apapun.
Semantik
Semantik (berasal dari bahasa Yunani: semantikos, yang artinya penting, memberi tanda, dari kata sema, tanda) adalah cabang linguistik yang mempelajari arti/makna yang tersirat atau terkandung pada suatu bahasa, kode, atau jenis representasi lain. Semantik juga dikaitkan dengan dua aspek lain: sintaksis (pembentukan simbol kompleks dari simbol yang lebih sederhana), dan pragmatika (penggunaan praktis simbol oleh komunitas pada konteks tertentu).
Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Linguistik, Ciri, Tatanan, Aliran, Jenis dan Hakikat. Semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk Anda. Terima kasih.